Air Terjun Coban Rondo Malang

Air Terjun Coban Rondo Malang

Air Terjun Coban Rondo Malang

“Coban Rondo” merupakan salah satu wisata di malang yang berupa air terjun yang sangat populer di kalangan wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Air terjun ini berada di wilayah KPH perum perhutani Malang yang tepatnya terletak di Desa Pandesari, Kecamatan Punjong, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. seperti kita ketahuhi kota wisata batu malang berada diketinggian dan air terjun coban rondo malang ini berada di ketinggian -+ 1135 mdpl. keberadaan wisata air terjun tersebut sangat banyak membuat para wisatawan penasaran dengan pesona keindahan serta keunikan yang dimiliki oleh air terjun coban rondo malang sehingga banyak wisatawan yang berkunjung ke salah satu ikon wisata batu malang ini.

Air Terjun  Coban Rondo Malang memiliki ketinggian -+ 100 meter dan berasal dari sumber mata air Cemoro Dudo di lereng perbukitan gunung kawi serta memiliki debet air sebanyak 150 liter per detik pada musim penghujan dan 90 liter perdetik pada musim kemarau, suhu rata – rata berkisar 22 derajad celcius. Air terjun Coban Rondo ini mulai dibuka untuk umum sejak tahun 1980. Panorama klasik air tejun yang dibalut dengan keindahan alam dan disempurnakan dengan udara pegunungan yang masih sangat alami ini memang menjadi mangnet yang luar biasa bagi para wisatawan. banyak wisatawan domestik dan mancanegara datang ke lokasi obuyek wisata ini. Terutama saat hari libur, pengunjung akan mengalami pelonjakan. seperti rombongan bus, dan mobil pribadi dari penjuru indonesia.

Keunikan dari Air Terjun Coban Rondo Malang adalah merupakan air terjun bertingkat atau air terjun kelompok,, waahhh kog bisa sih! penasaran? mari kita bahas : Air dari coban ini berasal dari daerah kepundan yang berada jauh diatas air terjun ini berada, dan tahukah anda jika di atas coban rondo itu ada air terjun lagi, yaitu air terjun kembar bernama coban manten yang menggambarkan laki – laki dan perempuan, yang akhirnya menyatu jadi coban dudo setelah itu baru coban rondo.

Namun perlu diketahui bahwa ada beberapa peraturan yang harus dipatuhi oleh wisatawan saat berkunjung ke lokasi ini, yakni dilarang mandi atau berada di bawah air terjun dan apabila hujan lebat turun maka pengunjung diwajibkan untuk meninggalkan lokasi wisata. Karena ditakutkan akan terjadi banjir ataupun longsor.

Legenda Sejarah Air Terjun Coban Rondo Malang

Bagi anda yang berasal dari Malang dan kota wisata batu malang sendiri pasti sudah mengenal dan tahu betul dengan air terjun yang satu ini yang merupakan air terjun yang paling mempesona dan indah sampai saat ini yang menjadi salah satu ikon kota wisata malang, selain itu coban / curug yang berarti “Air Terjun” ini memiliki nama yang unik yaitu rondo, jika diartikan dalam bahasa Indonesia bermakna janda, kenapa bisa begitu? Hal ini tak lepas dari legenda yang ada di sekitar lokasi air terjun tersebut, yaitu tentang sepasang pengantin baru yang memaksakan diri melakukan perjalanan di usia perkawinannya yang baru menginjak usia 36 hari yaitu Raden Baron Kusumo dari Gunung Anjasmoro dan Dewi Anjarwati dari Gunung Kawi. di usia yang baru menginjak 36 hari sang istri Dewi Anjarwati mengajak suaminya Raden Baron Kusumo perg ke Gunung Anjasmoro yang merupakan asal dari sang suami, namun oleh sang ibu belum diperkenankan untuk melakukan perjalanan di karenakan usia perkawinan masih menginjak 36 hari atau masih selapan (dalam bahasa jawa). sesuai dengan adat orang jawa bilamana usia pernikahan belum genap 40 hari maka belum boleh keluar rumah atau bepergian, tapi kedua pasagan tersebut bersikeras bepergian dengan atau tanpa resiko apapun yang akan terjadi di perjalanan.

Ketika di tengah perjalanan rombongan mereka bertemu seorang pemuda bernama Joko Lelono, karena sang pemuda terpikat oleh kecantikan sang dewi, maka dia berusaha merebut sang dewi dari suaminya, akhirnya perkelahian tak terhindarkan, guna menyelamatkan sang dewi maka Raden Baron menyuruh pengawalnya untuk membawa dan menyembunyikan dewi di sebuah coban atau air terjun.

Ditengah penantian yang tak pasti ternyata Joko Lelono dan Raden Baron Kusumo sama-sama gugur, serta berakibat sang dewi anjarwati menjadi rondo (janda). Namun sang dewi tetap yakin dan menunggu suaminya kembali dengan bersemedi merenungi nasibnya di air terjun itu, yang pada akhirnya dinamakanlah air terjun tersebut sebagai coban rondo (Coban seorang janda). dan coban rondo di artikan sebagai tempat persembunyian wanita yang tidak mempunyai suami. konon di bawah air terjun coban rondo ada salah satu gua dan batu besar sebagai tempat persembunyian dan besemedi di atas bat tersebut yang menjadi tempat duduk Dewi Anjarwati yang sedang merenungi nasibnya.

Akses Menuju Air Terjun Coban Rondo

Air Terjun Coban Rondo Malang berjarak 12 km dari kota wisata batu malang dan 24 km dari kota Malang dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. akses menuju air terjun sangat mudah karena sudah banyak rest area serta jalan yang lebar dan beraspal, jadi bagi wisatawan yang ingin mengunjunggi lokasi obyek wisata ini dapat menggunakan kendaraan pribadi atau menggunakan angkutan umum atau menggunakan jasa penyewaan kendaraan bermotor atau bahkan ojek. jika dari arah jalan raya Pujon – Malang setelah melewati jalan berkelok kelok landai serta tanjakan dan terkadang belokan yang sangat ekstrem / tajam setelah tiba di kecamatan pujon maka akan ada patung sapi besar di belokan dan papan nama yang memberikan petunjuk untuk menuju lokasi Air Terjun Coban Rondo

Dari patung sapi tersebut lokasi air terjun coban rondo masih berjarak -+ 4 km untuk menuju titik lokasi air terjun coban rondo, bagi anda yang menggunakan mobil pribadi atau memakai jasa paket wisata cukup mudah karena semua travel agent sangat paham lokasi dari wisata batu malang, Sedangkan yang ingin menggunakan jasa Ojek untuk mencapai lokasi obyek wisata tersebut harus merogoh kocek sebesar Rp 10.000,- untuk sekali jalan dari jalan utama Air Terjun Coban Rondo sampai ke lokasi wisata. Perjalanan yang ditempuhpun relatif cukup cepat apabila wisatawan dari Kota Malang maka memakan waktu sekitar 45-60 menit perjalanan. Sedangkan, bagi yang sudah berada di daerah Batu dapat menempuh perjalanan selama kurang lebih 10-30 menit perjalanan. Akses menuju lokasi pun sudah sangat baik, yakni sudah beraspal.

Tiket Masuk Obyek Wisata Air Terjun Coban Rondo

Biaya tiket masuk Air terjun Coban Rondo ini adalah: untuk wisatawan lokal sebesar Rp 15.000,- dan wisatawan mancanegara Rp 35.000,-. Untuk kendaraan roda dua Rp 5.000, roda empat Rp 15.000 biaya tersebut belum termasuk biaya parkir, untuk biaya parkir sendiri sebesar Rp 2.000 (roda dua), Rp 4.000 (roda empat). Dari pintu masuk atau retribusi tersebut sampai ke lokasi wisata berjarak kurang lebih 2 km, dengan jalan yang berliku dan naik turun. Dari tempat parkir menuju air terjun Coban Rondo Malang, Anda harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 50 meter. cukup dekat dan sangat singkat bukan dari tempat parkir untuk menuju lokasi titik air terjun coban rondo.

Pilihan Paket Wisata Menarik:

Paket Wisata Bromo Midnight
Paket Wisata Bromo 2 Hari 1 Malam
Paket Wisata Bromo Madakaripura 2 Hari 1 Malam
Paket Wisata Bromo Rafting 2 Hari 1 Malam
Paket Wisata Bromo Honeymoon 3 Hari 2 Malam
Paket Wisata Bromo Malang 3 Hari 2 Malam
Paket Wisata Bromo Kawah Ijen 3 Hari 2 Malam
Paket Wisata Bromo Rafting Kawah Ijen 3 Hari 2 Malam

Demikian artikel informasi tentang Air Terjun Coban Rondo Malang semoga bermanfaat dan menjadi referensi kunjungan wisata ketika berada di malang dan kota wisata batu malang tentunya, untuk pemesanan paket wisata bromo, paket wisata bromo batu malang, paket wisata bromo kawah ijen serta sewa jeep bromo silahkan hubungi Kontak Kami.

Air Terjun Coban Rondo Malang

It's only fair to share...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookShare on LinkedInPin on Pinterest

You may also like...